/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1028.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1027.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Rabu, 13 April 2016

Sarapan penuh protein, kunci berat badan turun dengan cepat



Kamu merasa berat badanmu berlebih? Well, tentu saja kamu akan berdiet untuk mendapatkan kembali bentuk tubuh yang ideal. Plus, tak ketinggalan pula kamu berolahraga mati-matian untuk membakar semua timbunan lemak yang ada dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk menemukan bahwa ternyata kunci supaya kamu langsing sehat justru terletak di menu sarapan yang kamu pilih. Menu sarapan yang tinggi protein ternyata mampu membantu menurunkan berat badan dan mencegah diabetes. Alasannya?

"Menu sarapan tinggi protein telah terbukti mampu menurunkan berat badan pada mereka yang obesitas," ungkap Dr Daniela Jakubowicz, peneliti dari Universitas Tel Aviv.

"Menu sarapan tinggi protein bisa membuat orang yang mengonsumsinya merasa kenyang sepanjang hari. Sehingga mereka pun bisa terhindar dari keinginan untuk ngemil secara berlebihan," lanjutnya. "Selain itu glikosilasi hemoglobin juga akan menurun. Glikosilasi hemoglobin adalah molekul yang terbentuk ketika glukosa menempel pada sel darah merah. Hal ini berarti ancaman diabetes pun akan menurun."

"Meskipun demikian, bukan berarti Anda bebas memilih jenis protein untuk sarapan. Pilihlah jenis protein sehat seperti protein ikan, kacang kedelai, serta biji-bijian. Dengan demikian, kamu bisa akan terhindar dari lemak jahat yang biasanya mengikuti protein hewani."


Sumber :

http://www.merdeka.com/sehat/sarapan-penuh-protein-kunci-berat-badan-turun-dengan-cepat.html

Selasa, 12 April 2016

7 Alasan mengapa bersepeda adalah olahraga terbaik



Bagi mereka yang malas pergi ke gym, bersepeda, renang maupun lari adalah pilihan olahraga yang menarik. Namun berenang tentu cukup sulit untuk dilakukan secara rutin atau harian. Sementara lari cukup menguras energi di tengah-tengah aktivitas kita. Jika kita adalah orang yang sibuk, lari tentu jadi pilihan yang buruk untuk olahraga.

Bersepeda tentu jadi pilihan yang menarik di antara berbagai opsi di atas. Bersepeda memiliki banyak keutamaan, mulai dari segi fisik, mental, sosial serta lingkungan. Hal ini yang membuat olahraga sepeda tak akan pernah turun tren-nya di masyarakat.

Berikut beberapa alasan mengapa bersepeda adalah olahraga terbaik.

1. Efisien

Makin dewasa dan makin bertambah umur, kesibukan kita pun makin bertambah dan makin banyak hal yang dilakukan. Namun tak perlu khawatir waktu olahragamu jadi hilang, karena selain berolahraga, bersepeda juga sarana transportasi efisien. Mengendarai sepeda ke tempat kerja ataupun ke tempat 'hang out,' tak hanya membakar kalori, namun juga dapat menyegarkan hari yang dibebani seabrek aktivitas.

Tak hanya itu, sudah banyak sekali dampak buruk kesehatan mental jika kita selalu menghadapi macet tiap hari. Memangkasnya dengan bersepeda tentu dapat memberi perubahan signifikan pada kesehatan baik fisik maupun mental.

2. Hemat uang

Harga sepeda tentu lebih murah dari motor, terlebih lagi perawatannya juga jauh lebih murah daripada kendaraan bermotor. Selain itu, dengan mengendarai sepeda, kita tak perlu mampir ke pom bensin untuk isi bahan bakar. Jadi, setiap kayuhan sepeda yang kamu lakukan, kamu menghemat uangmu sendiri.

3. Bersepeda dapat membuatmu pintar

Sebuah studi menunjukkan bahwa bersepeda yang dijadikan latihan olahraga dalam rutinitas sehari-hari, dapat menajamkan pemikiran kita. Hal ini dikarenakan bersepeda dapat mengaktifkan se-sel di otak, yang memicu saraf mendorong produksi protein.

Bersepeda juga membantu transmisi saraf untuk berkomunikasi lebih efektif satu sama lain. Sederhananya, hal ini membuatmu mengalami peningkatan dalam hal menerima informasi dan membuat konsentrasi lebih kuat.

4. Bersepeda adalah pilihan transportasi yang terbukti cukup aman

Banyak orang berasumsi bahwa bersepeda adalah hal berbahaya, terlebih lagi dilakukan di kota besar dengan kuantitas mobil dan motor yang sangat banyak. Namun secara statistik hal ini tidak benar.

Dalam statistik yang tercatat di masyarakat Amerika Serikat, masyarakat paling banyak meninggal disebabkan karena serangan jantung, di mana kemungkinan tersebut sebesar 467:1. Sementara kemungkinan meninggal diatas sadel sepeda, hanya sebesar 340.845:1. Jadi tak perlu khawatir akan bahaya bersepeda, karena justru bersepeda bisa mengurangi resiko penyakit jantung.

5. Bersepeda bisa membangun otot dengan lebih baik

Karena bersepeda mengaktifkan otot pantat, quadricep dan otot, tentu dengan bersepeda lebih sering kamu akan mendapatkan otot jadi di daerah tulang belakang hingga pergelangan kakimu.

Selain itu, secara keseluruhan otot di tubuhmu akan lebih mampu mempertahankan keseimbangan tubuh. Hal ini dapat memperbaiki postur tubuh dan kekuatan tubuh.

6. Mengendarai sepeda dapat memperbaiki suasana hati

Terdapat berbagai penelitian ilmiah yang mengungkapkan bahwa bersepeda dapat meningkatkan mood, menghilangkan stres dan merilis senyawa endorfin di otak. Hal ini sangat bisa dibuktikan dengan mencoba membandingkan ekspresi wajah pengendara sepeda, pengendara mobil serta pengendara motor. Tentu ada perbedaan besar terhadap ekspresi mereka.

7. Bersepeda dapat membakar kalori meski kamu sedang tidak bersepeda

Terdapat sebuah riset yang mengindikasikan bahwa para pesepeda akan terus membakar kalori meski dia tidak sedang bersepeda. Penelitian ini bahkan tidak dilakukan ke atlet, namun pada pekerja yang menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi pilihannya.

Hal ini dikarenakan otot kita bekerja lebih efektif jika sudah terbiasa bersepeda. Sedikit pergerakan akan membakar kalori lebih banyak ketimbang mereka yang tak bersepeda. Selain itu, para pesepeda yang sudah terbiasa ke mana-mana mengeluarkan energi untuk mengayuh, mereka akan lebih terbiasa untuk melakukan berbagai kegiatan, tanpa halangan 'mager.' Tentu hal tersebut akan membakar kalori meski kita sedang tidak di atas sadel.


Sumber :


http://www.merdeka.com/sehat/7-alasan-mengapa-bersepeda-adalah-olahraga-terbaik.html

Awas, kebanyakan merokok bisa bikin pikun



Selama ini Anda pasti beranggapan bahwa penyakit pikun atau menjadi pelupa hanya akan menyerang mereka yang sudah berusia lanjut. Itulah sebabnya pikun menjadi trade mark tersendiri bagi para orang tua.

Namun tahukah Anda bahwa anak muda yang sesuai dengan Anda pun bisa pikun? Terdengar mengejutkan, namun memang begitulah adanya. Penelitian yang dikutip dari seminar Alzheimer Indonesia pun mengemukakan hal ini.

"Ada lebih dari 200 zat racun sintetis yang ada dalam rokok. Semua ini dimasukkan ke dalam tubuh Anda ke dalam tubuh Anda ketika Anda merokok. Kemudian zat racun tersebut akan masuk ke dalam pembuluh darah hingga sampai pada sistem syaraf Anda," ungkap dr Sri Sunarti, SpPD K.Ger. "Racun yang menempel pada syaraf lalu akan membentuk plak yang merusak bagian otak yang berfungsi untuk mengingat. Hasilnya, Anda pun bisa pikun atau menjadi pelupa bahkan di usia muda."

"Sebenarnya para perokok pun sudah menunjukkan tanda awal dari depresi, salah satu penyebab demensia. Hal ini terlihat ketika mereka melamun sambil merokok. Dalam lamunan tersebut, zat racun pun terus masuk," lanjutnya.

"Saat seseorang merokok, alkohol biasanya menjadi temannya. Nah perilaku ini pun bisa memperparah demensia. Sebab alkohol akan merusak penyerapan vitamin yang bertugas untuk memperbaiki dinding saraf."


Sumber :

http://www.merdeka.com/sehat/awas-kebanyakan-merokok-bisa-bikin-pikun.html

Senin, 11 April 2016

Anak-anak terlalu cepat mengenal cinta? 5 kondisi ini penyebabnya



Tak jarang kita diherankan oleh pertumbuhan anak-anak yang begitu cepat. Kita seringkali dikejutkan dengan cepatnya masa pubertas menghampiri sang buah hati. Saat ini, tak jarang kita menemukan anak-anak telah mengalami pubertas pada usia tujuh atau delapan tahun.

Kondisi ini menempatkan anak-anak pada posisi rentan karena dikhawatirkan mereka belum siap dengan perubahan fisiologis dan emosional yang disebabkan oleh perubahan hormonal. Seorang ahli kesehatan anak, Geetali Shah seperti yang dilansir melalui thehealthsite mengatakan bahwa pubertas dini menjadi perhatian penting karena serupa dengan penuaan dini.

Pubertas sendiri merupakan awal dari kematangan seksual yang ditandai dengan perubahan fisik, hormonal dan seksual yang telah mampu untuk bereproduksi. Usia pubertas pada pria berkisar antara 13-15 tahun, dan 9-16 tahun pada wanita.

Pubertas yang terjadi sebelum usia itulah yang disebut dengan pubertas dini. Menurut Shah, berikut ini merupakan lima kondisi yang sebabkan anak-anak mengalami pubertas dini.

1.Obesitas
Bisa dikatakan bahwa ini adalah salah satu perhatian utama yang sebabkan anak-anak mengalami pubertas dini. Obesitas menyebabkan perubahan hormonal yang berujung pada terjadinya pubertas dini.

Kelebihan lemak atau jaringan adiposa dalam tubuh mengubah kadar estrogen, insulin dan leptin. Inilah yang mempercepat masa pubertas pada anak. Cara terbaik untuk menghindari obesitas pada anak adalah dengan mendorong anak-anak untuk melakukan kegiatan di luar ruangan. Setidaknya anak-anak melakukannya tiga kali dalam seminggu secara rutin dengan durasi 35 menit.

2.Bahan kimia
BPA, yang merupakan bahan kimia yang banyak ditemukan dalam wadah plastik, pelapis karet makanan, dan wadah air minum dapat menjadi musuh tersembunyi bagi kesehatan. Terkait dengan kesehatan anak, sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan BPA adalah salah satu faktor yang menyebabkan pubertas dini pada anak.

Di sisi lain, phthalates, zat kimia yang ditemukan dalam kosmetik, dan produk kecantikan lainnya juga terkait dengan pubertas dini pada anak. Zat kimia tersebut dapat menyebabkan perkembangan payudara dini pada anak.

3.Konsumsi junk food
Mungkin sudah bukan menjadi rahasia lagi jika junk food adalah salah satu penyebab utama obesitas. Tingginya jumlah lemak hewani menjadi faktor yang menyebabkan peningkatan insulin atau IGF-1 yang mengarah pada perkembangan pubertas.

Kondisi ini sangat rentan terjadi pada anak-anak usia 3-7 tahun dengan konsumsi junk food yang tinggi. Pada sisi lain, asupan makanan tinggi protein vegetarian dapat menunda masa pubertas dini pada anak.

Ini bukan berarti anak-anak tak boleh mengonsumsi daging, hanya saja hindari daging olahan dan daging merah terlalu banyak. Setidaknya, anak-anak bisa menikmatinya 2-3 kali dalam seminggu.

4.Perubahan hormon
Bisa dikatakan lingkungan sosial dan juga hiburan yang disajikan pada anak memiliki peran besar dalam hal ini. Terlalu banyak kekerasan, kontaminasi konten dewasa yang mereka saksikan berpengaruh pada otaknya.

Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi kelenjar pituitari pada otak. Ini adalah kelenjar yang akan mengeluarkan gonadotropin ketika di rangsang. Selanjutnya, gonadotropin merangsang testis atau ovarium untuk memproduksi hormon seks, yaitu estrogen dan testosteron. Kedua hormon ini memainkan peranan besar untuk memicu pubertas pada anak.

5.Kekurangan gizi
Beberapa anak memang memiliki nafsu makan yang rendah sehingga tak heran jika mereka tak memiliki nutrisi yang cukup dalam tubuhnya.

Tetapi, kondisi ini juga dipicu oleh makanan tinggi gula dan lemak yang mereka konsumsi. Anak-anak yang tak memiliki cukup gizi akan memicu terjadinya pubertas dini, karena kebiasaan makan yang salah dapat mengganggu siklus hormonal.

Sumber :

http://www.merdeka.com/sehat/anak-anak-terlalu-cepat-mengenal-cinta-5-kondisi-ini-penyebabnya.html


DETEKSI KESEHATAN DARI KONDISI BIBIR




Bibir kita berfungsi bukan hanya untuk makan ataupun menambah keintiman dengan pasangan (berciuman), tapi juga mengandung informasi mengenai derajat kesehatan kita.

Berikut ini adalah informasi yang bisa Anda baca melalui bibir, mengenai apa yang sedang terjadi di dalam tubuh kita.



1. Bibir Anda bengkak
Pembengkakan dapat menjadi tanda dari alergi, kata Keith Arbeitman, DDS, dari Arbeitman & Shein Dentistry di Manhattan. Pada awalnya, bibir Anda akan terlihat lebih besar dari biasanya dan mulai merasa gatal.

"Tapi jika bibir Anda mulai menjadi seperti bebek, mungkin artinya Anda harus ke ruang gawat darurat," kata Arbeitman.

Dalam kebanyakan kasus, ketika Anda mengonsumsi makanan yang memicu alergi, pembengkakan bibir mungkin disertai dengan mata berair dan kulit gatal-gatal.



2. Anda perlu makan steak
Sekeras apapun kita mencoba untuk melaksanakan pola makan yang sehat, tetap akan sangat mudah bagi kita kehilangan beberapa nutrisi penting. Kadang-kadang, kekurangan itu muncul di bibir Anda, kata Diane Madfes, MD, dermatolog bersertifikat dan anggota American Academy of Dermatology.

Jika bibir tiba-tiba kering atau ada luka retakan di sudut-sudut mulut, berarti Anda kekurangan zat besi, seng, vitamin B3, atau vitamin B6.

Solusinya sederhana, tambahkan sedikit daging merah ke dalam diet Anda. Daging merah adalah salah satu sumber terkaya dari zat besi dan seng. Anda juga dapat menemukan zat besi, seng, dan vitamin B di dalam makanan seperti salmon, telur, dan sayuran hijau.



3. Air liur berlebihan
Air liur berlebihan bisa keluar saat ada perlukaan lain bagi di sudut-sudut mulut Anda, yang secara resmi disebut "cheilitis angular."

Air liur berlebihan di sudut mulut dapat menyebabkan infeksi jamur, kata Arbeitman kata. Jamur yang tumbuh bisa membuat kulit halus di sudut bibir atas dan bawah Anda retak, menimbulkan luka yang dalam.

Arbeitman menyarankan Anda yang punya masalah ini untuk mencoba tidur bersandar pada bantal. Jika gigi palsu Anda bermasalah, konsultasikanlah ke dokter gigi.



4. Yoga memanggil Anda
Stres dapat memicu cold sore atau lecet di sekitar mulut Anda. "Jika Anda benar-benar kelelahan, atau bekerja terlalu banyak, cold sore bisa muncul," kata Arbeitman.

Mereka juga bisa menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh terganggu, menurut Madfes. Meditasi atau yoga secara rutin dapat membantu meredakan stres.



5. Waktunya mengisi ulang botol air minum
Bibir kering bisa disebabkan oleh cuaca panas. Atau, Anda dehidrasi. Untuk mengatasi hal ini mudah saja, isi botol air minum Anda dan minumlah sampai rasa haus hilang.

Jangan menunggu haus datang lagi, minumlah setiap satu atau dua jam sekali terutama saat cuaca sedang panas.

Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/03/24/073100723/Deteksi.Kesehatan.dari.Kondisi.Bibir

Minggu, 10 April 2016

Cara Mudah Ketahui Jenis Kelamin Bayi di Kandungan

Ada cara alami tanpa USG.



Menjadi ibu dan dikaruniai anak merupakan anugerah yang tak ternilai bagi seorang wanita. Namun, ada risiko kesehatan mengintai untuk Anda yang melahirkan setelah usia 40 tahun.

Dilansir laman Daily Mail, sebuah studi mengungkap, wanita yang melahirkan setelah usia 40 tahun, 60% lebih mungkin untuk mengalami stroke.

Tak hanya itu, wanita yang menunda memulai keluarga juga berisiko lebih mungkin untuk mengalami stroke atau serangan jantung di kemudian hari.

Para ilmuwan menemukan wanita yang melahirkan setelah usia 40, dua pertiga lebih mungkin meninggal akibat penyakit kardiovaskular bila dibandingkan dengan mereka yang menjadi ibu di bawah usia 40 tahun.

Para ahli mengatakan temuan mereka, berdasarkan studi dari 72.000 perempuan. Dan belakangan, memang semakin banyak wanita dengan usia yang tak lagi muda, memilih tetap sibuk menjalani karier dan baru tertarik untuk menikah dan memiliki anak di usia tua.

Penyanyi Mariah Carey salah satunya. Ia baru mengalami proses kehamilan lewat program IVF saat usianya 41 tahun. Tak hanya Mariah, penyanyi Gwen Stefani juga dikaruniai  anak ketiga saat usia 43 tahun.

Karena semakin banyaknya wanita yang melahirkan dalam usia di atas 40 tahun, para dokter pun memperingatkan bahwa wanita yang melahirkan setelah usia 40, dua pertiga lebih mungkin untuk meninggal karena kardiovaskular.

Proporsi perempuan yang melahirkan di atas usia 40 tahun di Inggris dan Wales meningkat tiga kali lipat dalam 30 tahun terakhir, dari 4,9 per 1.000 pada tahun 1984 meningkat menjadi 14,7 1.000 pada tahun 2014.

Kantor Statistik Nasional Inggris, menyatakan, kebanyakan wanita menunda untuk hamil kebanyakan karena sibuk berkarier.

Dokter telah berulang kali mendesak para wanita untuk mengindahkan peringatan ini, sebab, di saat usia wanita menginjak 30-an, tingkat kesuburannya akan turun secara signifikan, program IVF--In Vitro Fertilization yang merupakan pemakaian laboratorium untuk menyatukan sperma dan sel telur dalam tabung yang kemudian diletakkan kembali ke dalam rahim untuk berkembang mungkin diperlukan jika pembuahan alami gagal.

Risiko komplikasi selama kehamilan pun akan meningkat untuk wanita yang hamil di usia 40 tahun ke atas. Tak hanya itu bahayanya, dokter juga memperingatkan, bayi yang lahir dari wanita dengan usia lebih tua memiliki kesempatan lebih tinggi mengalami cacat lahir.

Namun studi baru, yang dilakukan di University of Minnesota, mengungkapkan ibu yang lebih tua juga memiliki implikasi jangka panjang untuk kesehatannya yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Dalam studi ini, tim peneliti melihat data dari 72.221 wanita yang dilacak selama 12 tahun di usia tua sebagai bagian dari  US Women’s Health Initiative Study.


Peneliti membandingkan kesehatan dari kelompok yang melahirkan setelah usia 40, dan mereka para wanita yang memiliki anak pada usia lebih dini.

Sumber :


http://life.viva.co.id/news/read/738052-stroke-intai-wanita-yang-melahirkan-di-atas-usia-40

Sering bersin-bersin saat pagi? Ternyata ini penyebabnya!



Anda adalah orang yang selalu bersin di pagi hari? Atau anggota keluarga Anda ada yang begini? Apakah ini penyakit? Apakah bisa sembuh?

Ya, inilah yang akan kita bahas.

Bersin-bersin di pagi hari dan berhenti di kala menjelang siang sebenarnya disebabkan oleh alergi. Alergi ini akan menyerang beberapa menit setelah bangun tidur di pagi hari. Namun tidak hanya itu saja, ada beberapa penyebab yang membuat Anda selalu bersin di pagi hari.

Alergi debu. Bisa masuk ke rongga hidung saat tidur. Debu tersebut bisa saja dari kotoran di kamar, tungau, bulu binatang, dan lain sebagainya. Untuk itu, sebaiknya sebelum tidur harus membersihkan tempat di mana kita akan tidur.
Suhu tubuh orang yang menurun biasanya ditandai dengan bersin-bersin di pagi hari. Ini cukup normal.
Rambut halus dalam rongga hidung dan sinus yang berfungsi untuk mengeluarkan kotoran serta lendir memperlambat gerakannya saat tidur. Nah, kondisi ini membuat Anda saat bangun akan bereaksi keras untuk mengeluarkan debu dan kotoran dengan cara bersin.
Terlalu sensitif. Bisa jadi tubuh Anda sangat sensitif terhadap udara dingin di pagi hari atau setelah mandi.

Semoga bermanfaat!


Sumber :


http://www.merdeka.com/sehat/sering-bersin-bersin-saat-pagi-ternyata-ini-penyebabnya.html
X-Steel - Wait