/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1028.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1027.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Kamis, 21 April 2016

Apakah Bahaya Bila Perut Sering Kembung?

Makan seperti biasa tapi perut sering kembung. Sepertinya ini jadi masalah tambahan bagi beberapa orang saat ini

Rasa tidak nyaman karena perut kembung merupakan gejala yang umum dirasakan setiap orang. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari makanan hingga kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda atau alkohol.

Konsultan Gastroenterologist Dr Reshma Rakshit mengatakan, perut kembung diakibatkan oleh kelebihan gas dalam perut. Jadi kondisi ini biasanya disebabkan karena makan terlalu cepat, mengunyah permen karet, mengonsumsi makanan atau minuman mengandung pemanis buatan atau mengonsumsi banyak sayuran berdaun hijau serta kacang-kacangan.

"Saat ini telah ada obat over the counter (dijual bebas) seperti kapsul untuk membantu mengatasi kembung. Selain itu, pepermint juga dapat membantu mengatasinya," ujarnya, seperti dilansir Mirror, Selasa (2/2/2016).

Kendati demikian, bila kembung tak kunjung siuman dalam beberapa hari, sebaiknya Anda mengonsultasikannya ke dokter. Sebab ada beberapa kasus kesehatan serius yang menyebabkan perut tidak nyaman dan kembung, seperti adanya tumor. "Perlu pemeriksaan lebih lanjut bila kembung tak kunjung sembuh," pungkasnya.


Sumber :

http://health.liputan6.com/read/2426838/apakah-bahaya-bila-perut-sering-kembung

Rabu, 20 April 2016

Manfaat Berjalan dengan Kaki Telanjang



Berjalan kaki merupakan aktivitas fisik yang sangat mudah dilakukan untuk semua usia. Aktivitas fisik ini sangat dianjurkan untuk orang lanjut usia. Manfaat kesehatan akan Anda dapatkan dengan rutin berjalan kaki.

Namun, kali ini cobalah berjalan kaki tanpa alas kaki di rumput, tanah, pasir maupun bebatuan alam.  Bagi masyarakat perkotaan, bertelanjang kaki mungkin hanya dilakukan saat berada di rumah. Sayangnya, lantai di rumah dilapisi ubin atau keramik.

Anda akan mendapat manfaat lebih ketika kaki kontak langsung dengan alam. Menurut penelitian, berjalan kaki tanpa alas kaki dapat membuat Anda merasa lebih terhubung dengan bumi, merasa lebih stabil, dan sirkulasi di kaki akan berjalan lancar.

Berikut beberapa manfaat berjalan tanpa alas kaki seperti dikutip dari Boldsky.com.

1. Berjalan tanpa alas kaki dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Beberapa pendapat  mengatakan, saat berjalan tanpa sepatu, kaki akan mendapat efek antioksidan.

2. Sebuah penelitian menunjukkan, bertelanjang kaki bisa mengurangi stres dan membuat suasana hati lebih bahagia. Peneliti pernah membandingkan orang-orang yang suka berjalan tanpa alas kaki dan tidak. Hasilnya, mereka yang sering berjalan tanpa alas kaki tidak mudah stres dan mencegah depresi.

3. Memiliki insomnia atau gangguan tidur? Cobalah berjalan tanpa alas kaki di atas rumput, bebatuan, atau tanah. Pijakan kaki ke alam dapat mengurangi kadar kortisol dan dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

4. Sejumlah penelitian menemukan bahwa kontak kaki langsung dengan rumput hingga tanah dapat mempercepat proses penyembuhan dalam tubuh. Menurut penelitian, perbaikan jaringan dalam tubuh akan bekerja lebih baik ketika kaki menyentuh langsung ke alam.

5. Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa berjalan tanpa alas kaki bisa mengurangi risiko  penyakit kardiovaskular. Manfaat lainnya juga meminimalkan kembung, sakit kepala, dan kelelahan.

6. Dari sejumlah manfaat yang ada, berjalan kaki tentu dapat membantu menurunkan berat badan Anda. Kegiatan berjalan kaki akan lebih menyenangkan ketika Anda melakukannya di atas rumput.


Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/01/16/185415223/Manfaat.Berjalan.dengan.Kaki.Telanjang

Selain Nikmat, Durian Kaya Manfaat Sehat



Durian punya julukan King of Fruits alias rajanya buah-buahan. Sebutan ini ada, entah karena bentuknya yang dilengkapi duri-duri tajam, rasanya yang legit nikmat atau juga, karena durian punya banyak manfaat kesehatan seperti di bawah ini.



1. Membantu melancarkan pencernaan

Seperti halnya buah berdaging lainnya, durian juga kaya akan serat yang vital untuk kerja sistem seluruh tubuh. Serat menyebabkan gerakan usus meningkat, membuat sisa makanan lebih mudah bergerak melalui saluran usus.

Serat juga merangsang gerak peristaltik dan sekresi cairan pencernaan dan lambung, membuat proses pembuangan kotoran semakin lancar.

Dengan mengurangi kondisi seperti sembelit dan penyumbatan di usus, kembung, mulas, dan kram maka risiko gangguan pencernaan  serta kondisi serius seperti kanker kolorektal juga berkurang.

Sebagian besar serat dalam durian adalah serat tidak larut, yang dapat menurunkan frekuensi diare.

Selain itu, serat juga membantu mengurangi kadar Kolesterol buruk di dalam darah dengan cara mengeluarkannya sebelum sempat merusak sistem kardiovaskular.



2. Merilekskan pembuluh darah

Durian sarat akan potasium, mineral penyeimbang kadar garam dan cairan di dalam tubuh. Ketika jumlah potasium mencukupi, pembuluh darah menjadi rileks, stres di sistem kardiovaskular berkurang, mengurangi risiko atherosklerosis, serangan jantung dan stroke.

Pembuluh darah yang rileks berarti juga peningkatan oksigen di dalam darah. Penelitian mengatakan, penungkatan asupan oksigen darah akan mengurangu risiko kepikunan dan Alzheimer.



3. Membuat tidur lebih cepat

Durian mengandung tryptophan, senyawa yang erat hubungannya dengan rasa kantuk. Tryptophan yang masuk ke otak akan diubah menjadi serotonin.

Serotonin dalam jumlah banyak akan mendorong produksi metmlatonun. Hormon melatonin adalah hormon yang menimbulkan perasaan mengantuk dan membuat Anda rileks.



4. Membantu atasi disfungsi seksual

Ada beberapa studi yang mengatakan, bahwa durian mampu  mengintensifkan libido dan stamina seks,   mengurangi kemungkinan infertilitas pada pria dan wanita, dan meningkatkan motilitas sperma.



5. Mencegah kanker

Durian kaya akan vitamin C, vitamin B kompleks, E, dan fitonutrien yang bersifat antioksidan. Antioksidan adalah senyawa utama dalam memerangi radikal bebas. Seperti sudah Anda tahu, radikal bebas dapat menghancurkan DNA sel sehat dan mengubahnya menjadi sel kanker.



6. Menjaga kesehatan tulang

Durian adalah sumber alami magnesium, potassium, mangan, dan tembaga yang berperan penting  dalam pertumbuhan tulang yang sehat.

Potasium juga mampu meningkatkan efektivitas penyerapan nutrisi oleh sel-sel tubuh. Dengan tulang yang kuat berarti risiko osteoporosis Anda juga berkurang.



7. Mencegah anemia

Di dalam durian terdapat juga asam folat, zat besi dan tembaga yang vital untuk produksi sel-sel darah merah. Sehingga, baik untuk para penderita anemia.



Peringatan!

Selain padat nutrisi, durian juga kaya akan lemak dan senyawa alkohol. Jumlah lemak di dalam durian tiga kali lebih banyak dari buah-buahan lain, kecuali alpukat.

Meski sebagian besarnya adalah lemak baik, jumlah asupan durian tetap harus dibatasi terutama bagi mereka yang sedang berjuang dengan berat badan.

Ingat, obesitas adalah sumber utama penyakit jantung dan diabetes. Jangan sampai manfaat durian jadi berbalik membahayakan. Selain itu, kandungan alkoholnya, jika terlalu banyak dikonsumsi, bisa menaikkan tekanan darah Anda juga, lho.


Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/01/26/095500023/Selain.Nikmat.Durian.Kaya.Manfaat.Sehat

Selasa, 19 April 2016

Jaga Kesehatan Ginjal dengan Kebiasaan Ini



Penyakit ginjal termasuk dalam penyakit berat yang bisa menyebabkan seseorang harus menjalani perawatan yang panjang dan tentunya biaya besar. Padahal, penyakit ini sebenarnya bisa kita hindari dengan melakukan beberapa kebiasaan sehat.

Belum terlambat untuk menetapkan resolusi sehat di awal tahun ini. Berikut adalah kebiasaan sehat yang perlu kita miliki, menurut Leslie Spry, juru bicara National Kidney Foundation AS.

1. Makan pagi
Sarapan tidak mendapat reputasi sebagai waktu makan paling penting tanpa alasan yang kuat. Penelitian menunjukkan, kita tidak akan makan berlebihan sepanjang hari jika terbiasa sarapan dengan menu yang sehat.

2. Hindari obat antinyeri
Banyak orang tak menyadari obat-obatan warung untuk menghilangkan nyeri bisa memiliki efek berbahaya, termasuk merusak ginjal. Selalu baca label obat, baik obat resep atau obat bebas untuk mengetahui risiko dan manfaatnya. Bila tidak terlalu perlu, hindari kebiasaan mengonsumsi obat antinyeri.

3. Olahraga
Aktif secara fisik memiliki banyak manfaat, mulai dari menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekuatan otot, menurunkan lemak (Kolesterol dan trigliserida), dan meningkatkan kualitas tidur.

Penelitian juga menyimpulkan pasien ginjal yang aktif bergerak memiliki hasil yang lebih baik dalam terapi dialisis (cuci darah) dan transplantasi.

4. Berhenti merokok
Dengan semakin banyaknya tempat yang sudah bebas rokok, ini bisa menjadi momen yang pas untuk berhenti merokok.

Merokok akan memperlambat aliran darah ke ginjal dan mengurangi efektivitas obat-obatan untuk mengatasi hipertensi. Berhenti merokok memang tidak mudah, tapi ini penting untuk melindungi ginjal Anda.

5. Buat daftar
Catatlah obat-obatan apa saja yang rutin Anda konsumsi, termasuk vitamin, suplemen, dan obat bebas. Terkadang obat dan suplemen bisa saling berinteraksi. Beritahu dokter obat yang Anda konsumsi tersebut jika Anda menjalani suatu pengobatan.

6. Kurangi waktu duduk
Kita duduk di sofa, meja kerja, menyetir kendaraan, dan juga makan. Dedikasikan tahun 2016 sebagai tahun dengan waktu duduk yang sedikit. Orang yang banyak duduk memiliki risiko sakit ginjal yang lebih tinggi.

7. Turunkan berat badan
Obesitas bisa menyebabkan penyakit ginjal karena ginjal harus bekerja keras untuk menyaring keluar toksin dan juga mengejar kebutuhan metabolisme akibat peningkatan indeks massa tubuh.

Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/01/16/110000723/Jaga.Kesehatan.Ginjal.dengan.Kebiasaan.Ini

Manfaat dari Buah Beri



Pil mungil bernama Viagra sudah mengubah kehidupan seks jutaan pria di dunia. Para ahli menemukan makan setangkup buah beri tiga kali seminggu ternyata sama efektifnya dengan Viagra dalam mengatasi disfungsi ereksi.

Periset mengklaim ngemil buah meningkatkan fungsi seksual seperti halnya berjalan kaki lima jam seminggu. Kuncinya, senyawa bernama flavonoid dan zat bernama anthycyanin. Kedua zat itu ditemukan dalam buah ceri, blackberry, blackcurrant dan blueberry.

Buah-buahan sitrus yang mengandung flavanone dan flavone memiliki efek sama dengan segelas anggur merah.

Dalam sebuah studi baru flavanoid yang ditemukan pada buah-buahan jenis beri itu membantu mengurangi impotensi hingga 14 persen.

Flavanoid sudah diketahui memiliki manfaat sehat. Namun riset dari University of East Anglia dan Harvard University menemukan makanan kaya flavanoid menghasilkan manfaat yang sama dengan jalan kaki lima jam seminggu dalam perbaikan mencegah disfungsi ereksi.

Mengombinasikan pola makan kaya flavanoid dengan jalan kaki menghasilkan perbaikan lebih banyak dalam mengatasi disfungsi ereksi, sampai 21 persen.

Mengobati disfungsi ereksi pun memiliki manfaat kesehatan lainnya. Itu karena gangguan ereksi itu kerapkali merupakan tanda masalah pada sirkulasi darah dan penyakit jantung. Disfungsi ereksi adalah tanda bahaya akan penyakit jantung.

Riset yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menemukan pula mereka yang mendapat manfaat terbesar dari makanan kaya flavanoid itu adalah mereka yang berusia di bawah 70.

Peneliti utama Prof. Aedin Cassidy dari University of East Anglia mengatakan,"Kami sudah tahu asupan makanan tertentu kaya flavanoid mungkin mengurangi risiko penyakit diabetes dan penyakit jantung."

"Ini adalah studi pertama yang meneliti asosiasi antara flavonoid dan disfungsi ereksi, penyakit yang mempengaruhi separuh pria paruh baya dan pria tua. Flavonoid ada pada banyak makanan dan minuman berasal dari tanaman termasuk ada pada sayuran, buah, teh, herbal dan anggur," jelasnya.

Studi tersebut meneliti enam jenis flavonoid yang lazim dikonsumsi dan menemukan tiga secara khusus, yaitu anthocyanin, flavanone dan flavone yang bermanfaat. Pria yang teratur mengonsumsi makanan kaya flavonoid ini 10 persen lebih cenderung tidak menderita disfungsi ereksi.

"Hal menarik tentang studi ini adalah manfaatnya mengurangi disfungsi ereksi yang ditemukan dengan menambah sedikit porsi buah yang dimakan. Buah ada hubungannya dengan pengurangan risiko. Namun buah sitrus dan beri termasuk blackberry, stroberi, blackcurrants, blueberry, anggur, ceri terbukti paling banyak mengurangi risiko disfungsi ereksi," imbuhnya.

Disfungsi ereksi sering menjadi barometer awal fungsi peredaran darah yang buruk dan memberikan petunjuk bagi dokter untuk mengintervensi dan mencegah penyakit jantung, serangan jantung dan bahkan kematian.

Studi tersebut melacak kesehatan lebih dari 50 ribu pria paruh baya mulai 1986. Data pola makan diambil setiap empat tahun.

Tim riset menghitung faktor seperti berat, jumlah olahraga, asupan kafein, merokok atau tidak. Lebih dari sepertiga dari pria itu melaporkan menderita disfungsi ereksi tetapi mereka yang mengonsumsi makanan kaya anthocyanin, flavone dan flavanone cenderung tidak mengalami hal tersebut.


Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/01/14/200000223/Buah.Beri.Ternyata.Berkhasiat.Sama.Seperti.Viagra

Senin, 18 April 2016

4 Penyebab Pori-pori Semakin Besar



Pori-pori yang besar bukan hanya memicu komedo dan jerawat, tapi juga dapat mengurangi rasa percaya diri saat kencan. Lantas, apa penyebab pori-pori semakin membesar?

Sebelumnya, penelitian yang dilakukan L'Oreal Paris mengungkap kekhawatiran individu terhadap pori-pori besar atau disebut dermatologis sebagai porexia. Mereka inilah yang sangat terobsesi dengan pori-pori kecil. Apa pun dilakukan demi mengecilkan pori-pori mulai dari peeling hingga penggunaan produk khusus.

Namun perlu diketahui, sebelum Anda menggunakan produk atau tindakan tertentu, sebaiknya perhatikan penyebab pori-pori yang membesar, seperti dikutip Womenshealthmag, Selasa (5/1/2015) berikut ini:

1. Salah facial

Maksud hati ingin membersihkan pori-pori, tapi bila tidak dilakukan oleh pihak yang tepat, pori-pori akan semakin membesar. Untuk itu, menurut dermatolog dari New York City, Macrene Alexiades-Armenakas, MD, PhD, pastikan melakukan facial dengan ahli estetika berpengalaman sehingga bukan hanya mengangkat kotoran yang menyumbat pori namun juga tidak menyebabkan skar pada wajah.

"Tindakan trauma seperti facial yang salah dapat menyebabkan trauma pada wajah sehingga mengembangkan jaringan parut (bopeng) yang menciptakan lekukan lebih dalam dari pori," kata asisten profesor klinis dermatologi di USC Keck School of Medicine, Sonia Batra, MD, MPH.

2. Salah membersihkan wajah

Pembersih wajah dengan scrub cenderung tidak cocok bagi wajah berminyak atau berjerawat. Untuk itu, pembersih wajah yang disarankan untuk semua jenis wajah adalah susu pembersih, dan sabun wajah kemudian baru menggunakan toner agar kotoran dan sel-sel mati terangkat.

3. Pernah memiliki jerawat sejak remaja

Ini adalah alasan yang paling sering dialami. "Menjaga kebersihan kulit seharusnya sudah sejak remaja karena kelenjar sebaceous yang membesar akan sulit menyusut dengan baik, bahkan ketika tidak menghasilkan banyak minyak lagi," jelas Profesor klinis dermatologi di New York University Langone Medical Center, Elizabeth Hale, MD.

4. Penggunaan make up sejak remaja

Ide untuk menyembunyikan jerawat dengan make up benar-benar akan membesarkan pori-pori. Menurut Hale, bahan kimia dalam bedak itu akan menempel pada wajah selama berjam-jam dan memicu jerawat hingga menyebabkan pori-pori yang membesar.*

Sumber :

http://health.liputan6.com/read/2404381/4-penyebab-pori-pori-semakin-besar

Kurang Cairan Juga Bisa Picu Kram Saat Olahraga



Rasa nyeri pada otot alias kram saat berolahraga bisa disebabkan karena berbagai hal, salah satunya akibat kurang cairan.

Menurut dr.Grace Tumbelaka, spesialis kedokteran olahraga, kram saat berolahraga terjadi karena penggunaan otot tertentu secara masif. Sehingga otot berkontraksi terus-menerus.

"Seharusnya kan kontraksi lalu relaksasi, tapi ini kontraksi terus. Tetapi kram juga sering disebabkan akibat kurang pemanasan dan kekurangan cairan serta elektrolit," ujarnya.

Untuk mencegah kram, Grace menyarankan untuk selalu melakukan pemnasan dan minum sebelum olahraga.

"Minum air sebelum, saat, dan setelah olahraga. Selain itu setiap 20 menit minum sekitar 200 cc air putih. Sementara itu kalau berolahraga berat atau lebih dari satu jam, minumlah cairan isotonik," kata dokter dari RS.Jakarta ini.

Dedidrasi bisa ditandai dengan rasa pusing dan penurunan konsentrasi.

Cairan isotonik juga diperlukan jika sesudah berolahraga dan kita menimbang berat badan terjadi penurunan sekitar 0,5 kilogram. "Konsumsi cairan isotonik 600-700 ml," sarannya.

Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/03/30/180000923/Kurang.Cairan.Juga.Bisa.Picu.Kram.Saat.Olahraga
X-Steel - Wait