/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1028.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-11/cur1027.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Selasa, 26 April 2016

Tingkatkan Sistem Imun Tubuh dengan Cara Ini



Cara paling baik agar tetap sehat adalah menjaga daya tahan atau sistem imun tubuh. Dengan pola makan dan pilihan makanan yang tepat, Anda bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan terhindar dari penyakit.

Berikut beberapa pola makan yang bisa diterapkan untuk meningkatkan imun tubuh, dikutip dari laman Abouthealth, Senin (4/4/2016):

1. Hindari makan berlebih

Terus-menerus makan berlebih bisamemengaruhi sistem imun tubuh. Salah satu cara untuk menghindari makan berlebih adalah dengan mempraktikkan makan perlahan hingga Anda merasa 80 persen kenyang.

2. Kurangi lemak jenuh dan asam lemak omega-6

Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak jenuh dan asam lemak omega-6  bisa mengganggu sistem pencernaan dan sistem imun. Lemak sehat memang penting untuk pola makan apa pun, namun sebaiknya berhati-hati mengonsumsi lemak hewani.

3. Hindari gula berlebih

Menambahkan gula dan diet tinggi tingkat glikemik bisa mengurangi fungsi sel darah putih dan menyebabkan tubuh mudah mengalami inflamasi.

4. Cukup protein

Kekurangan protein bisa menurunkan sistem imun tubuh. Setidaknya pria harus mengonsumsi dua kepal makanan kaya protein setiap makan, sementara wanita cukup satu kepal tangan.

5. Makanan sewarna pelangi

Defiensi nutrisi biasa terjadi di antara para penganut pola makan sehat. Untuk menjaga sistem imun tetap baik, Anda perlu asupan vitamin dan mineral yang maksimal. Mengonsumsi sayuran segar berwarna-warni adalah cara terbaik untuk menjaga asupan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.


Sumber :

http://health.liputan6.com/read/2474543/tingkatkan-sistem-imun-tubuh-dengan-cara-ini

Senin, 25 April 2016

Konsumsi Makanan Ini untuk Menghindari Efek Buruk "Junk Food"



Bersosialisasi dengan banyak kerabat memang menyenangkan dan menyehatkan. Sayangnya, bila aktivitas ini sering kali diisi dengan pesta junk food yang didominasi makanan dan camilan bergaram tinggi, minuman bersoda, atau alkohol, tubuh Anda tentu tak akan sesehat sebelumnya.

Jadi apa yang perlu dilakukan agar tak terjebak efek buruk pesta junk food? Ada beberapa makanan dan minuman yang akan membantu Anda melawan efek dari pesta junk food; memperbaiki pencernaan dan mengembalikan energi. Ahli gizi Jessica Levinson dari Nutritioulicious dan Gina Hassick dari Eating Well membagi tip untuk Anda.


Yoghurt + buah berry
Meskipun Anda tidak memiliki nafsu makan setelah pesta junk food, seporsi yoghurt plain dicampur dengan beberapa buah berry segar untuk sarapan di esok hari, bisa menjadi awal baik untuk memperbaiki metabolisme.

Yoghurt mengandung bakteri lactobacillus yang dapat membantu kinerja pecernaan dan mengurangi peradangan usus yang dipicu oleh makanan manis dan alkohol.


Teh hijau
Jika Anda membutuhkan suntikan energi di pagi hari, minumlah segelas teh hijau tanpa gula. Minuman ini kaya akan antioksidan, yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh terlalu banyak makan “sampah”.

Beberapa penelitian menunjukkan, teh hijau membantu menstabilkan kadar gula darah dan meredakan hasrat makan. Menjadi solusi diet tepat saat Anda sudah makan berlebihan.


Air putih
Hidrasi adalah kunci sehat, terutama setelah makan malam berlebihan. Air akan membantu membersihkan racun, membantu pencernaan, dan melawan kembung.


Omelet telur dan sayur
Telur tinggi protein mengandung asam amino sistein, yang memecah toksin dari alkohol (asetaldehida) dan membuangnya melalui urin.

Sedangkan, sayuran yang kaya serat seperti bayam dan tomat membantu pencernaan untuk bekerja dengan baik.

Jadi, lewatkan dulu keju dan bacon sebagai teman makan telur di pagi hari setelah semalaman pesta junk food. Sebab makanan tinggi lemak akan memperlambat perjalanan makanan ke dalam usus kecil, yang dapat menyebabkan perut kembung dan keram.


Air jahe atau teh peppermint
Jika Anda merasa perut sangat kembung atau kram atau mengalami gangguan pencernaan, jahe atau teh peppermint bisa menjadi “penawar” terbaik.

Keduanya berfungsi sebagai antispasmodic, yang akan membantu mengendurkan otot-otot di saluran pencernaan Anda dan memungkinkan gas untuk keluar dengan lebih mudah.


Pisang
Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kurang minum air putih, dehidrasi menyebabkan Anda kehilangan mineral baik seperti kalium.

Cara terbaik untuk mengembalikannya ialah dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalium tinggi, seperti pisang, air kelapa dan kentang.

Mendapatkan cukup kalium juga akan membantu Anda mengatasi efek kembung dan pusing akibat menelan terlalu banyak sodium dari makanan asin.


Oatmeal
Jika Anda merasa mual setelah pesta junk food dan soda, oatmeal dengan irisan buah pir jauh lebih baik ketimbang sarapan dengan telur atau yoghurt. Kombinasi antara keduanya menghasilkan makanan dengan serat sehat namun lembut bagi perut.


Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/02/25/091500823/Konsumsi.Makanan.Ini.untuk.Menghindari.Efek.Buruk.Junk.Food.

Makanan Bergula Bisa Memicu Peningkatan Jumlah Bakteri di Dalam Mulut dan Gigi Berlubang


Selain bisa memberikan banyak sumber energi bagi aktifitas harian, makanan yang kaya akan kandungan gula juga dikenal luas kurang baik bagi kesehatan tubuh, khususnya jika kita mengkonsumsinya secara berlebihan. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika makanan yang kaya gula bisa membuat kesehatan gigi dan mulut mengalami masalah mengingat kandungan gula ini sangat disukai bakteri yang ada di dalam mulut. Jika kita banyak mengkonsumsi makanan yang kaya gula, maka bakteri bisa tumbuh dengan sangat pesat dan mengubah gula ini menjadi asam. Hasilnya adalah, asam bisa membuat gigi mengalami kerusakan pada lapisan email atau mengalami masalah gigi berlubang!
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan pada setiap orang di dunia untuk membatasi asupan gula setiap hari setidaknya 5 persen dari keseluruhan konsumsi kalori harian. Pakar kesehatan Ratu Mirah Afifah juga menyebutkan sebaiknya kita membatasi asupan gula harian maksimal sekitar 6 sendok teh saja atau sebanyak 25 gram. Dengan batasan konsumsi gula ini, kita bisa menurunkan resiko terkena masalah gigi berlubang dengan lebih baik.
Kita seringkali salah kaprah dalam menilai asupan gula hanya terbatas pada konsumsi gula pasir saja sehingga berpikir jika asalkan kita sedikit memberikan gula pada minuman layaknya teh yang kita konsumsi, maka kita sudah membatasi asupan gula harian. Padahal, di dalam bahan makanan sendiri memiliki banyak kandungan glukosa, fruktosa, dan juga sukrosa. Selain itu, beberapa produk camilan layaknya permen atau bahkan minuman layaknya jus buah atau minuman kemasan juga banyak mengandung gula.
Ratu Mirah sendiri memberikan tips agar kita bisa mengurangi konsumsi gula dengan cara mulai mengurangi camilan-camilan manis. Jika diperlukan, alih-alih dikonsumsi sebagai camilan, berikanlah makanan manis sebagai hidangan penutup makan besar sehingga konsumsi camilan manis pun berkurang. Selain itu, jika kita masih memiliki anak yang meminum susu dengan dot, biasakanlah untuk membersihkan gigi setelah konsumsi susu dan jangan biarkan anak minum susu dengan dot hingga tertidur. Dengan menjaga konsumsi gula dan rutin membersihkan gigi setiap hari, maka kita pun tidak akan mengalami masalah gigi dan mulut.

Sumber :
http://doktersehat.com/makanan-bergula-bisa-memicu-peningkatan-jumlah-bakteri-di-dalam-mulut-dan-gigi-berlubang/

Minggu, 24 April 2016

Hindari Makan Kepala Ikan Mulai Sekarang, Kenapa?


Di balik manfaat kesehatannya, ikan juga memiliki racun alami yang tidak dapat dihilangkan dengan proses dimasak atau dibekukan. Masalahnya, ikan di laut Indonesia begitu berlimpah dan berprotein tinggi.
Seperti diungkap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam bookletnya yang menyebutkan, racun Ciguatoksin misalnya, paling umum ditemui. Racun ini berasal dari dinoflagelata, mikroorganisme laut yang menempel dan tumbuh pada karang mati. 

Ciguatoksin umumnya terakumulasi pada organ dalam, kepala, dan sisik ikan. Racun ini juga terdapat pada hewan herbivora dan karnivora. Begitupun dengan ikan yang hidup di karang, seperti Potato grouper,Tiger grouperHigh Fin GrouperHump Head WrasseFlowery Grouper dan Leopard Coral Grouper (jenis kerapu).
Lantas bagaimana mencegah keracunan produk perikanan? BPOM mencatat ada 7 poin yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Jangan mengonsumsi produk perikanan terutama ikan yang hidup di karang dalam jumlah besar
2. Jangan mengonsumsi produk perikanan yang tidak jelas jenis dan asal-usulnya
3. Kurangi konsumsi ikan karang terutama yang ukurannya besar (di atas tiga kilogram)
4. Hindari mengonsumsi kepala udang, kepala ikan dan organ dalam produk perikanan karena penumpukan toksin pada bagian itu
5. Hindari mengonsumsi organ dalam dan sisik ikan karang
6. Hindari minuman beralkohol dan kacang-kacangan ketika mengonsumsi ikan karang karena dapat meningkatkan keparahan keracunan
7. Simpan produk perikanan pada suhu rendah untuk mencegah pertumbuhan bakteri


Sumber :

http://health.liputan6.com/read/2488076/hindari-makan-kepala-ikan-mulai-sekarang-kenapa

KOPI TERNYATA MEMILIKI KEMAMPUAN MEREDAKAN STRESS

Kopi telah menjadi salah satu minuman favorit yang digemari oleh banyak orang di Indonesia. Kita sendiri termasuk beruntung karena tinggal di negara yang kaya akan biji kopi pilihan nan berkualitas sehingga memanjakan lidah sekaligus indera penciuman kita. Omong-omong tentang kopi, kita tentu sering mendengar khasiat kopi bagi kesehatan bukan? Salah satu dari khasiat ini ternyata adalah mampu meredakan masalah stress pada seseorang. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Aroma kopi yang harumnya cukup kuat dan khas ternyata bisa membuat stress menjadi mereda karena bau kopi ternyata ternyata bisa menyentuh berbagai reseptor bau dalam tubuh. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika aroma kopi yang menyentuh reseptor bau akan membuat otak kita mendapatkan sinyal yang membuat tubuh menjadi lebih terjaga. Sebuah penelitian yang dilakukan di Seoul Nasional University oleh Seo Hanseouk dan peneliti lain dari Jerman dan Jepang menunjukkan fakta dimana aroma kopi bisa membuat tikus-tikus percobaan yang mengalami masalah stress dan kurang tidur bisa menjadi jauh lebih rileks.
Penelitian ini dilakukan dengan memakai biji kopi dari Colombia yang dikenal memiliki kualitas tinggi. Setelah biji kopi ini disangrai, ditempatkanlah biji-biji kopi ini dekat dengan tikus-tikus percobaan. Terdapat dua kelompok tikus percobaan yang dipakai pada penelitian ini; yang mengalami stress dan juga tidak stress. Namun, kedua kelompok tikus percobaan tetap bisa menikmati aroma kopi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan fakta dimana terjadi perubahan pada protein otak pada tikus yang stress dan kurang tidur dimana otak akan mengalami efek lebih tenang dan bahkan mengelurkan fungsi antioksidan. Memang, fakta ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, namun, dengan kecenderungan kemiripan efek yang didapatkan pada tikus percobaan dan tubuh manusia, bisa jadi aroma kopi memang bisa membuat kita menjadi lebih rileks, bukan?
Selain menghirup aroma biji kopi yang disangrai di pagi hari, kita juga bisa menghirup aroma kopi yang sudah diseduh. Banyak orang yang percaya bahwa aroma kopi ini bisa membuat pikiran kita jauh lebih tenang sekaligus menghilangkan stress sehingga kita pun akan mendapatkan mood yang lebih baik untuk beraktifitas.

Sumber :

http://doktersehat.com/kopi-ternyata-memiliki-kemampuan-meredakan-stress/

Jumat, 22 April 2016

Beda Minuman Isotonik dan Minuman Berenergi



Keseimbangan cairan tubuh perlu kita jaga, karenanya air menempati porsi yang besar dalam kebutuhan gizi harian. Tubuh memiliki mekanisme untuk menjaga keseimbangan cairan, salah satunya dengan timbulnya rangsangan haus.

Secara umum, minuman bisa dibagi menjadi empat kategori, yakni air biasa, minuman hipotonik, minuman isotonik, dan minuman hipertonik.

Menurut penjelasan Dr.Elvina Karyadi, Sp.GK, minuman hipotonik mengandung kadar elektrolit (Na) dan karbohidrat rendah (2-3%). Sementara itu, minuman isotonik merupakan cairan berbasis air yang mengandung glukosa dan fruktosa sekitar 6 persen. Konsentrasi minuman isotonik ini sama dengan tubuh.

"Sedangkan minuman hipertonik mengandung konsentrasi substansi tinggi. Kandungan karbohidratnya tinggi (10%)," papar Elvina dalam acara bertajuk 'Kenali Manfaat 7 Ion untuk Aktivitas Sehari-hari," yang diadakan oleh Forum Ngobras dan Wings Food di Jakarta (29/3/16).

Minuman hipotonik berfungsi untuk mengganti cairan yang keluar melalui keringat, tanpa menambah karbohidrat. Bisa dikonsumsi saat berolahraga karena cepat diserap di usus. Contoh minuman hipotonik adalah minuman penyegar yang mengandung NaCL dan dekstrosa.

Seperti minuman hipotonik, minuman isotonik juga cepat menggantikan keringat dan cepat diserap tubuh. Bedanya, minuman isotonik juga menggantikan elektrolit dan memberikan asupan karbohidrat. Minuman ini cocok untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari yang padat atau intensitas tinggi.

Beda minuman isotonik dengan air biasa, minuman isotonik diformulasikan secara khusus dengan kadar ion yang sudah ditentukan.

Adapun minuman hipertonik, baik sebagai minuman berenergi atau peningkat stamina. Cocok bagi mereka yang berolahraga berat atau mengeluarkan banyak energi.

“Namun, minuman jenis ini tidak dapat digunakan untuk rehidrasi atau saat haus,” tegas Dr. Elvina.

Ini karena konsentrasi substansinya tinggi (pekat), sehingga pengosongan lambung dan penyerapan air berjalan lambat. Cairan tubuh akan menjadi hipertonik/pekat, dan malah akan memperberat dehidrasi.

Menurut penjelasan dr.Grace Tumbelaka, spesialis kedokteran olahraga, meski ada banyak produk minuman, kita harus melihat jenis yang tepat sesuai aktivitas.

"Setelah olahraga kita bisa meminum air biasa atau cairan isotonik. Kalau hipertonik karena tinggi glukosa, gunanya untuk menggantikan glikogen, jadi fungsinya bukan untuk rehidrasi," kata Grace dalam acara yang sama.

Bila minuman hipertonik seperti minuman energi diminum saat olahraga justru susah diserap. "Energy drink itu isinya banyak, malah kadang enggak terlalu cocok menggantikan energi setelah olahraga," katanya.


Sumber :

http://health.kompas.com/read/2016/03/30/083500623/Beda.Minuman.Isotonik.dan.Minuman.Berenergi

6 Fakta Ketombe Anda Perlu Tahu



Ketombe bukanlah masalah baru, dan tak sedikit orang yang memiliki masalah ini secara konstan. Ketombe membuat Anda tak jadi tak nyaman mengenakan pakaian berwarna hitam. Selain itu, rasa gatal yang sering ditimbulkan juga bisa membuat Anda jadi terlihat tak profesional.

Melansir Women's Health pada Senin (4/4/2016) inilah 6 hal tentang ketombe yang perlu Anda ketahui:

1. Kulit kepala yagn kering, ketombe, dan psoriasis adalah hal yang berbeda

Walaupun ketika hal ini sama menimbulkan masalah buat Anda, tapi mereka tidaklah sama. "Ketika Anda melihat kulit kepala seseorang yang kering, Anda mungkin saja tidak akan melihat apapun, tapi mungkin akan ada sedikit serpihan di sana sini," ujar Francesca Fusco, M.D., seorang dermatolog medis dan kosmetik di New York.

Keringnya kulit kepala juga secara umum disebabkan oleh faktor lingkungan atau produk yang Anda gunakan. Jadi ketika Anda mengubah kedua hal tadi, kekeringan ini akan menghilang.

Ketombe menimbulkan rasa gatal yang lebih, serpihan kekuningan, kulit kepala berminyak, dan jika kondisinya parah, kerontokan pada rambut.

Mereka biasanya terlihat seperti ini:



Sedangkan psoriasis adalah jenis yang sama sekali berbeda, dan biasanya mempengaruhi mereka yang memiliki kecenderungan genetis. "Pada psoriasis, serpihannya berwarna sedikit keperakan, menggumpal, dan tebal," ujar Fusco. Dan hal ini tidak hanya di kulit kepala saja.

Jika Anda memiliki psoriasis, bagian lain di tubuh Anda seperti siku, lutut, punggung bawah, dan kuku, akan memiliki gejala yang sama.

Jika Anda tak tahu pasti serpihan apa yang ada di kulit kepala Anda, cobalah mengeceknya dengan dermatolog.

2. Ketombe normalnya tidak disebabkan oleh kekeringan

Biasanya orang berpikir kulit kepala keringlah yang menyebabkan ketombe, tapi sebenarnya bukan. "Ketombe sebenarnya disebabkan oleh minyak yang terlalu banyak" ujar David Bank, M.D, direktur dari Center for Dermatology, Cosmetic, and Laser Surgery di Mount Kisco, New York.

"Jamur tak berbahaya yang berperan dalam menyebabkan ketombe akan meningkat seiring peningkatan minyak."

Tapi hal ini bukan berarti Anda kurang bersih. Jika kulit kepala Anda berminyak, biasanya hormonlah yang menjadi penyebabnya.

Jika ada jamur yang berkembang biak terlalu banyak di kelenjar minyak sebaceous Anda, yang dikenal sebagai malassezia, kulit Anda akan mengelupas dan mulai rontok, karena kulit berusaha untuk menghilangkannya. Sayangnya, begitu Anda mengembankan permasalahan ini, sulit untuk dihilangkan.

3. Ketombe bisa jadi lebih banyak saat musim panas

Sudah banyak studi yang dilakukan untuk mencari tahu apakah musim dingin atau musim panas yang membuat ketomba jadi lebih banyak. Namun Fusco mengatakan, ia lebih sering melihat orang dengan permasalahan ketombe ketika cuaca lebih panas.

"Keringat ekstra pada musim panas yang bercampur dengan produksi sebum normal Anda akan menyebar ke seluruh penjuru kulit kepala. Ini karena produksi sebum ada di bawah kontrol hormon," kata Fusco.

Campuran sebum dan keringat tadi akan menyebabkan minyak licin di kulit kepala Anda yang kemudian menciptakan lingkungan ideal untuk ketombe.

4. Alis Anda juga bisa jadi korban

Ketika alis Anda berketombe, alis akan menjadi berserpih, dan biasanya hal ini akan terjadi di sekitar area T-zone di tengah wajah Anda.

Dan Anda akan mulai melihat bercak kemerahan dan gatal.

Alis yang tebal dan rimbun menjadi tempat yang ideal untuk tumbuhnya ketombe. Jadi jika Anda menggunakan pensil, bubuk, atau jel alis, pastikan Anda menghapusnya sebelum tidur.

Anda bisa membersihkannya menggunakan pembersih wajah standar, namun pastikan Anda meluangkan waktu ekstra untuk membersihkan alis Anda.

5. Jangan mencampur sampo anti ketombe dengan jenis lain

Anda mungkin berpikir tidak akan masalah untuk memadukan sampo anti ketombe Anda dengan pelembab rambut yang akan menambah volume atau mengurangi kerontokan. Namun, ini adalah sebuah kesalahan besar.

Tak hanya Anda tak boleh memadukan sampo khusus ketombe Anda dengan sampo biasa, Anda juga harus menggunakan produk rambut lain yang memang khusus untuk menangani masalah ketombe.

6. Dan Anda harus menggunakan produk anti ketombe secara teratur

Jika Anda ingin menghilangkan ketombe dari rambut Anda, jangan lewatkan produk ini saat Anda keramas. "Normalnya, dermatolog akan mengingatkan Anda untuk tidak keramas setiap hari, namun khusus untuk ketombe lakukan sebaliknya," ujar Bank.

"Jika Anda tidak mencuci rambut cukup sering, permasalahan ketombe Anda akan semakin buruk karena minyak akan semakin banyak di rambut Anda yang akan membuat menumpuknya sel kulit mati dan jamur," tutupnya.


Sumber :

http://health.liputan6.com/read/2474982/6-fakta-ketombe-anda-perlu-tahu
X-Steel - Wait