Senin, 07 Maret 2016
Ingin langsing tapi perut terus lapar? Ini 7 tips untuk mengatasinya
Saat kamu berada dalam zona diet dalam rangka menurunkan berat badan, mengontrol nafsu makan tentu saja memainkan peranan yang penting. Hanya saja, perut lapar seringkali menjadi tantangan terbesar bagi kamu saat sedang berada dalam zona diet tersebut. Nah, untuk mengatasi kesulitan tersebut, berikut merupakan tujuh tips yang bisa membantu kamu mengatasi rasa lapar, seperti yang dilansir melalui thehealthsite.
1. Air
Air dapat menjadi pejuang garis depan untuk menyelamatkan kamu dari rasa lapar, atau bahkan makan berlebih. Untuk hasil yang optimal, sebaiknya kamu mengonsumsi air putih 30 menit sebelum makan. Hal yang sama bisa kamu lakukan saat kamu kesulitan untuk menolak hidangan favorit. Minum air putih bisa membuat kamu merasa lebih kenyang.
2. Warna peralatan makan
Warna biru dapat menjadi penyelamatmu dari rasa lapar. Pasalnya, menggunakan peralatan makan dengan warna biru disebut-sebut membantu menekan nafsu makan.
3. Serat
Jangan pernah melewatkan serat selama kamu berada dalam program diet penurunan berat badan. Serat memainkan peranan penting untuk membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Kamu bisa mendapatkannya dari sayur dan buah.
4. Mengunyah permen karet
Ini bisa menjadi salah satu strategi praktis yang bisa kamu coba saat kamu tergoda pada makanan favoritmu. Permen karet akan membantu kamu mengontrol rasa lapar dan membantu kamu mengonsumsi sedikit kalori. Pastikan untuk memilih permen karet bebas gula.
5. Olahraga
Berolahraga tak hanya membantu kamu membakar kalori, tetapi membantu kamu mengurangi rasa lapar. Berolahraga membantu meningkatkan aliran darah, sehingga meningkatkan pasokan nutrisi ke organ-organ tubuh.
6. Tidur
Tidur memainkan peranan penting dalam program penurunan berat badan. Kurang mendapatkan tidur akan meningkatkan keinginan kamu untuk mendapatkan makanan yang lebih.
7. Hindari stres
Stres bagaimanapun juga membuat kamu menginginkan makanan yang sebenarnya tak kamu butuhkan. Untuk mengatasinya, kamu bisa memilih untuk berjalan-jalan, menonton film favorit, mendengarkan musik dan melakukan kegiatan pengalih pikiran lainnya.
Tips yang cukup mudah untuk kamu lakukan, bukan? Tips ini akan membantu kamu keluar dari rasa lapar tak penting yang kamu rasakan saat berhadapan dengan makanan yang sulit untuk kamu tolak.
Sumber :
http://www.merdeka.com/sehat/ingin-langsing-tapi-perut-terus-lapar-ini-7-tips-untuk-mengatasinya.html
Makan Cokelat Setiap Hari Sehatkan Jantung
Sebuah penelitian terbaru yang dilaporkan oleh American Heart Association ini, bisa menjadi berita manis buat para pecinta cokelat. Seperti yang dipresentasikan pada asosiasi Epidemiologi/Lifestyle 2016 Scientific Sessions, para peneliti telah menemukan hubungan antara konsumsi cokelat sehari-hari dengan kesehatan jantung,
Studi ini melihat kebiasaan makan dan gaya hidup lebih dari 1.100 orang dewasa usia 18-69 selama dua tahun.
Dari hasil yang didapat, peneliti berkesimpulan bahwa mengonsumsi 100 mg cokelat setiap hari berhubungan dengan resistensi insulin dan enzim hati yang lebih rendah, yang merupakan indikator dari risiko penyakit jantung.
Sehingga pecinta cokelat dinilai lebih mungkin untuk awet muda, lebih aktif secara fisik, dan memiliki kemungkinan kecil untuk mengalami masalah kesehatan kronis ketimbang mereka yang tidak atau jarang makan cokelat.
Penelitian ini merupakan yang terbaru yang berhasil mengungkap bukti-bukti bahwa cokelat bisa menjadi bagian dari diet yang sehat.
Bulan lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Appetite menyimpulkan, makan cokelat bisa meningkatkan fungsi kognitif pada otak, termasuk memori yang lebih tajam, serta keterampilan penalaran yang lebih baik.
Walau begitu, manfaat ini akan terasa bila Anda memilih cokelat hitam dengan rasa yang agak sedikit pahit. Ini disebabkan karena flavanol cokelat, subkelompok flavonoid yang ditemukan dalam cokelat, dimiliki paling banyak oleh cokelat hitam.
Cokelat hitam yang dimaksud ialah cokelat yang mengandung 30 sampai 70 persen kakao.
Jadi, tak perlu ragu lagi untuk makan sepotong cokelat hitam sebagai hidangan penutup makan siang sehari-hari.
Sumber :
http://health.kompas.com/read/2016/03/06/181500023/Makan.Cokelat.Setiap.Hari.Sehatkan.Jantung#
Sumber Rujukan :
MSN.com
Minggu, 06 Maret 2016
Mengenal Masalah Kulit Keloid, Penyebab dan Cara Mengatasinya
![]() |
| Photo: Copyright Thinkstockphotos.com |
Jangan khawatir saat menemukan keloid di tubuh. Pasalnya, keloid bukan merupakan masalah kulit yang bisa berubah menjadi ganas atau berbahaya. Meski begitu, biasanya keloid ini akan menjadi masalah kulit yang mengganggu kecantikan dan menyebabkan rasa percaya diri berkurang. Masih mengenai keloid, keloid ini sendiri biasanya berukuran lebih besar dari luka yang dialami penderitanya. Para ahli mengungkapkan bahwa keloid kemungkinan besar akan terjadi pada seseorang dengan usia 10 sampai 20 tahun.
Pertumbuhan keloid sendiri tidak langsung terjadi setelah kulit terluka. Tapi, pertumbuhan ini biasanya terjadi satu tahun setelah adanya luka. Perlukah keloid dilakukan operasi? Meskipun keloid tidak berbahaya atau ganas, operasi perlu untuk dilakukan. Hal ini dilakukan agar kulit kembali normal dan penderitanya merasa nyaman. Lebih jauh, dalam beberapa kasus keloid ini bisa saja kembali tumbuh dan berkembang di tempat yang sama selepas operasi.
Kira-kira, Apa Sih Penyebab Keloid?
Para ahli mengungkapkan bahwa keloid disebabkan oleh mekanisme perbaikan tubuh kehilangan kendali saat terluka sehingga membuat proses pemulihan luka menjadi tidak normal dan muncullah keloid atau yang sering kita sebut sebagai daging tumbuh. Menurut ahli kesehatan kulit, keloid dikenal sebagai salah satu masalah kulit bawaan di mana masalah ini diwariskan secara turun temurun oleh keluarga. Dari sekian banyak ras, orang Asia, Afrika Amerika dan Hispanik memiliki risiko diserang kondisi ini lebih tinggi dari lainnya. Hal ini terjadi karena orang-orang ini memiliki pigmen warna lebih banyak.
Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Keloid?
Pada dasarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah keloid. Cara utama yang sangat dianjurkan adalah melakukan operasi pengangkatan keloid. Tak hanya operasi, cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah keloid antara lain adalah melakukan suntik kortikosteroid, suntik steroid, terapi sinar-X atau terapi sinar radiasi terhadap keloid. Namun, jika kamu takut untuk melakukan suntik, mengatasi keloid juga bisa dilakukan dengan penggunaan gel atau patch silikon, penggunaan minyak pelembab khusus untuk memperlunak jaringan keloid atau melakukan pengobatan sesuai saran dokter.
Itulah sedikit penjelasan mengenai keloid, penyebab dan cara mengatasi. Semoga informasi ini bermanfaat ya. Jika kamu punya pengalaman mengenai masalah keloid ini, jangan lupa share pengalaman tersebut di kolom komentar ya...
Sumber :
http://www.vemale.com/kesehatan/92111-mengenal-masalah-kulit-keloid-penyebab-dan-cara-mengatasinya.html
Masih Muda Kok Ubanan? Ternyata Ini Lho Jawabannya
"Masih muda kok ubanan?"
Tak asing dengan pernyataan ini? Selama ini anggapan umum beredar bahwa uban muncul pada orang-orang yang telah lanjut usia. Rambut berwarna keperakan ini nyatanya muncul tak hanya pada orang tua, tetapi juga kita yang masih muda, bahkan remaja!
Jika uban muncul di sela-sela helaian rambut indahmu, jangan keburu panik dan menuduh diri sendiri mengalami gejala penuaan dini, Ladies. Karena ternyata uban yang muncul di usia muda disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari dalam diri sendiri maupun gen, seperti yang dilansir oleh goodhousekeeping.com:
Faktor Genetika
Gen dan etnis mempengaruhi munculnya rambut putih lho. Orang Kaukasia akan memiliki uban terlebih dahulu daripada orang-orang yang berambut merah. Orang-orang Asia menempati peringkat kedua, kemudian Afrika-Amerika. Namun peneliti masih belum dapat menemukan penyebabnya.
Stress
Stress tidak akan serta-merta memunculkan uban di rambutmu. Tetapi stres dapat menjadi pemicu berbagai masalah kulit dan rambut. Salah satu pertanda stres adalah kerontokan rambut yang mana akan membuat pertumbuhan rambut dengan warna yang berbeda.
Gaya Hidup
Kurangnya vitamin B12 dan merokok adalah pencetus munculnya uban lebih dini. Kekurangan vitamin B12 menyebabkan minimnya pigmen rambut sehingga uban muncul.
Pertambahan Usia
Yup, pertambahan usia adalah hal yang tak bisa kita lawan. Dermatologis mengatakan ada rumus yang bisa disimpulkan yaitu 50-50-50: 50 persen populasi manusia mendapati 50 persen uban di rambutnya di usia 50 tahun. Dan seperti kulit, rambut akan berubah tekstur seiring bertambahnya usia kita.
Nah, jika di usia muda kamu sudah memiliki uban, nggak usah khawatir dan tidak percaya diri, Ladies. Kamu masih punya banyak pilihan untuk tampil keren dengan rambut beruban, misalnya dengan memotongnya asimetris atau berani bermain dengan warna-warni yang mencolok. Try to be different, cover up your weakness and be confident!
Sumber :
http://www.vemale.com/kesehatan/91567-masih-muda-kok-ubanan-ternyata-ini-lho-jawabannya.html
Tak asing dengan pernyataan ini? Selama ini anggapan umum beredar bahwa uban muncul pada orang-orang yang telah lanjut usia. Rambut berwarna keperakan ini nyatanya muncul tak hanya pada orang tua, tetapi juga kita yang masih muda, bahkan remaja!
Jika uban muncul di sela-sela helaian rambut indahmu, jangan keburu panik dan menuduh diri sendiri mengalami gejala penuaan dini, Ladies. Karena ternyata uban yang muncul di usia muda disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari dalam diri sendiri maupun gen, seperti yang dilansir oleh goodhousekeeping.com:
Faktor Genetika
Gen dan etnis mempengaruhi munculnya rambut putih lho. Orang Kaukasia akan memiliki uban terlebih dahulu daripada orang-orang yang berambut merah. Orang-orang Asia menempati peringkat kedua, kemudian Afrika-Amerika. Namun peneliti masih belum dapat menemukan penyebabnya.
Stress
Stress tidak akan serta-merta memunculkan uban di rambutmu. Tetapi stres dapat menjadi pemicu berbagai masalah kulit dan rambut. Salah satu pertanda stres adalah kerontokan rambut yang mana akan membuat pertumbuhan rambut dengan warna yang berbeda.
Gaya Hidup
Kurangnya vitamin B12 dan merokok adalah pencetus munculnya uban lebih dini. Kekurangan vitamin B12 menyebabkan minimnya pigmen rambut sehingga uban muncul.
Pertambahan Usia
Yup, pertambahan usia adalah hal yang tak bisa kita lawan. Dermatologis mengatakan ada rumus yang bisa disimpulkan yaitu 50-50-50: 50 persen populasi manusia mendapati 50 persen uban di rambutnya di usia 50 tahun. Dan seperti kulit, rambut akan berubah tekstur seiring bertambahnya usia kita.
Nah, jika di usia muda kamu sudah memiliki uban, nggak usah khawatir dan tidak percaya diri, Ladies. Kamu masih punya banyak pilihan untuk tampil keren dengan rambut beruban, misalnya dengan memotongnya asimetris atau berani bermain dengan warna-warni yang mencolok. Try to be different, cover up your weakness and be confident!
Sumber :
http://www.vemale.com/kesehatan/91567-masih-muda-kok-ubanan-ternyata-ini-lho-jawabannya.html
Jumat, 04 Maret 2016
Rutin Minum Air Kelapa Seminggu, Ini Yang Terjadi Pada Tubuhmu

Saat terik di siang hari menerpa, paling nikmat melepas dahaga dengan es kelapa muda yang segar. Air kelapa dalam es kelapa muda memang istimewa karena rasa khasnya yang mampu mendinginkan tubuh. Selain rasa nikmatnya, air kelapa punya serangkaian manfaat yang menakjubkan lho. Apalagi jika dikonsumsi teratur selama 1 minggu.
Air kelapa mengandung serat yang diperlukan tubuh dan mengandung ion yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Nutrisinya juga menjadi asupan yang baik untuk kamu yang sedang berdiet, seperti yang kami kutip dari lifehack.org.
1. Meningkatkan Sistem Imun
Air kelapa terbukti dapat melawan virus penyebab tipus, demam dan infeksi. Selain itu, air kelapa mempunyai kemampuan untuk menangkal bakteri penyebab masalah gusi dan masalah saluran kencing.
2. Memberikan Energi Maksimal
Air kelapa meningkatkan hormon tirois yang akan memberikan energi maksimal pada tubuh. Minum air kelapa selama 1 minggu penuh dan rasakan perbedaan energi yang akan kamu rasakan pada tubuh setiap hari.
3. Melancarkan Pencernaan dan Buang Air Besar
Asupan serat pada tubuh dapat dicukupi dengan baik oleh air kelapa. Rutin mminum air kelapa selama seminggu akan membuat buang air besar menjadi lebih teratur.
4. Menurunkan Berat Badan
Konsisten minum air kelapa selama seminggu dapat mengurangi berat badan. Ini dikarenakan nafsu makan yang ditekan sebagai efek hidrasi tubuh yang baik.
5. Kulit Menjadi Lebih Halus dan Lembut
Kulit juga membutuhkan 'minuman' untuk menjaganya agar tidak kekeringan. 1 cangkir air kelapa dalam sehari memberikan kulit kelembaban alami yang baik.
Nah itu dia 5 manfaat jika kamu rutin minum air kelapa dalam seminggu. Bagaimana, Ladies, tertarik mencoba metode menjaga kesehatan alami dan murah ini?
Sumber :
http://www.vemale.com/kesehatan/91182-rutin-minum-air-kelapa-seminggu-ini-yang-terjadi-pada-tubuhmu.html
Studi Baru Ungkap Keterkaitan Tahi Lalat dan Kanker
Sebanyak 566 pasien penderita melanoma dilibatkan.
Pertumbuhan tahi lalat, sering dikaiitkan dengan penyakit kanker kulit atau biasa dikenal dengan istilah melanoma. Biasanya, dokter mendiagnosis adanya penyakit kanker kulit dari bentuk dan ukuran tahi lalat yang tak normal.
Namun penelitain baru justru mengungkap, mayoritas orang yang didiagnosis dengan bentuk kanker kulit paling mematikan, memiliki kurang dari 20 tahi lalat di tubuh mereka. Penemuan ini sangat penting karena perubahan tahi lalat yang tidak teratur juga dianggap sebagai tanda utama dari melanoma.
Dilansir Daily Mail, studi terdahulu telah menunjukkan jumlah total tahi lalat bisa dikaitkan dengan risiko peningkatan kanker kulit. Tak hanya itu, pola pertumbuhannya dan ketebalannya juga harus dicurigai sebagai kanker.
Sekarang, para ilmuwan di Harvard T.H Chan School of Public Health menyarankan, para dokter jangan hanya mengandalkan tahi lalat sebagai satu-satunya tanda peringatan untuk penyakit ini.
Sebuah studi baru oleh para ilmuwan di Harvard telah menemukan mayoritas pasien yang didiagnosis dengan melanoma, digambarkan di bawah mikroskop, memiliki kurang dari 20 tahi lalat di tubuh mereka.
Dr Alan Geller, yang memimpin penelitian, mengatakan masih terus memperbarui jumlah dan jenis tahi lalat di tubuh seseorang yang terkait dengan risiko mereka terserang penyakit kanker kulit. Tetapi temuan timnya menunjukkan ada hubungan antara pola-pola yang kompleks.
Mereka memeriksa 566 pasien penderita melanoma dan, dari mereka, mayoritas (66,4 persen) memiliki nol sampai 20 tahi lalat total di tubuh mereka. Sementara itu, 73,3 persen (415 pasien) ditemukan pula bentuk tahi lalat yang tidak teratur.
Pada pasien yang lebih muda dari 60 tahun juga sempat diteliti, memiliki lebih dari 50 tahi lalat. Melanoma atau kanker kulit juga sering dikaitkan dengan ketebalan tahi lalat. Secara umum, tumor berbentuk tahi lalat dengan ketebalan kurang dari 1mm juga memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk menyebar menjadi kanker kulit.
Tapi, ukuran ketebalan tahi lalat yang lebih tebal, perlu diwaspadai, bisa menjadi kanker. Ini merupakan laporan dari American Cancer Society.
Dr Alan Geller, yang memimpin penelitian pun mendesak pasien dan dokter untuk menyadari bahwa perubahan tahi lalat bukan satu-satunya tanda melanoma---bentuk kanker kulit paling mematikan.
Faktor risiko untuk melanoma termasuk memiliki rambut merah, kulit putih, mata berwarna terang atau mereka yang sering terpapar sengatan matahari di masa lalu.
Tapi kurang dari setengah penderita melanoma, terdeteksi kanker dilihat dari tahi lalat yang ada. Tahi lalat bisa berkembang menjadi kanker kulit kapan saja, paling sering ditemukan di kaki pada wanita.
The American Cancer Society memperkirakan penyakit ini bisa menyerang 76.380 orang tahun ini di Inggris, sementara sekitar 10.130 orang akan meninggal akibat melanoma pada tahun 2016.
Di Inggris, melanoma maligna adalah kanker paling umum kelima, menyebabkan lebih dari 2.000 kematian setiap tahun.
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal JAMA Dermatology.
Deteksi Kanker Kulit
Melanoma dapat muncul di manapun pada tubuh, tetapi mereka paling sering muncul di punggung, kaki, lengan dan wajah dan bahkan di bawah kuku.
Meskipun kurang umum, kanker ini sering menyebar ke organ lain di dalam tubuh, membuat mereka menjadi penyakit lebih mematikan.
Para ahli setuju bahwa perubahan tahi lalat masih merupakan indikator penting dari melanoma, dan jika mereka muncul tiba-tiba, segera periksakan diri ke dokter. Perubahan umum tahi lalat seperti semakin besar, perubahan bentuk, warna, berdarah atau menjadi berkerak, gatal atau nyeri, tanda ini juga bisa dicurigai sebagai kanker kulit.
Sebuah cara yang bermanfaat untuk membedakan antara tahi lalat normal dan melanoma adalah checklist 'ABCDE': Asimetris - melanoma memiliki dua bagian yang sangat berbeda dan bentuk yang tidak teratur. Bentuk - melanoma memiliki bentuk berlekuk atau tak teratur. Warna - melanoma akan menjadi campuran dari dua atau lebih warna. Diameter - diameter melanoma sering lebih besar dari 6mm (1/4 inci).
Pembesaran atau elevasi - tahi lalat yang berubah ukuran dari waktu ke waktu lebih mungkin untuk menjadi melanoma.
Faktor risiko lain untuk melanoma termasuk memiliki kulit bintik-bintik atau rambut merah.
Sumber :
http://life.viva.co.id/news/read/743489-studi-baru-ungkap-keterkaitan-tahi-lalat-dan-kanker
Pertumbuhan tahi lalat, sering dikaiitkan dengan penyakit kanker kulit atau biasa dikenal dengan istilah melanoma. Biasanya, dokter mendiagnosis adanya penyakit kanker kulit dari bentuk dan ukuran tahi lalat yang tak normal.
Namun penelitain baru justru mengungkap, mayoritas orang yang didiagnosis dengan bentuk kanker kulit paling mematikan, memiliki kurang dari 20 tahi lalat di tubuh mereka. Penemuan ini sangat penting karena perubahan tahi lalat yang tidak teratur juga dianggap sebagai tanda utama dari melanoma.
Dilansir Daily Mail, studi terdahulu telah menunjukkan jumlah total tahi lalat bisa dikaitkan dengan risiko peningkatan kanker kulit. Tak hanya itu, pola pertumbuhannya dan ketebalannya juga harus dicurigai sebagai kanker.
Sekarang, para ilmuwan di Harvard T.H Chan School of Public Health menyarankan, para dokter jangan hanya mengandalkan tahi lalat sebagai satu-satunya tanda peringatan untuk penyakit ini.
Sebuah studi baru oleh para ilmuwan di Harvard telah menemukan mayoritas pasien yang didiagnosis dengan melanoma, digambarkan di bawah mikroskop, memiliki kurang dari 20 tahi lalat di tubuh mereka.
Dr Alan Geller, yang memimpin penelitian, mengatakan masih terus memperbarui jumlah dan jenis tahi lalat di tubuh seseorang yang terkait dengan risiko mereka terserang penyakit kanker kulit. Tetapi temuan timnya menunjukkan ada hubungan antara pola-pola yang kompleks.
Mereka memeriksa 566 pasien penderita melanoma dan, dari mereka, mayoritas (66,4 persen) memiliki nol sampai 20 tahi lalat total di tubuh mereka. Sementara itu, 73,3 persen (415 pasien) ditemukan pula bentuk tahi lalat yang tidak teratur.
Pada pasien yang lebih muda dari 60 tahun juga sempat diteliti, memiliki lebih dari 50 tahi lalat. Melanoma atau kanker kulit juga sering dikaitkan dengan ketebalan tahi lalat. Secara umum, tumor berbentuk tahi lalat dengan ketebalan kurang dari 1mm juga memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk menyebar menjadi kanker kulit.
Tapi, ukuran ketebalan tahi lalat yang lebih tebal, perlu diwaspadai, bisa menjadi kanker. Ini merupakan laporan dari American Cancer Society.
Dr Alan Geller, yang memimpin penelitian pun mendesak pasien dan dokter untuk menyadari bahwa perubahan tahi lalat bukan satu-satunya tanda melanoma---bentuk kanker kulit paling mematikan.
Faktor risiko untuk melanoma termasuk memiliki rambut merah, kulit putih, mata berwarna terang atau mereka yang sering terpapar sengatan matahari di masa lalu.
Tapi kurang dari setengah penderita melanoma, terdeteksi kanker dilihat dari tahi lalat yang ada. Tahi lalat bisa berkembang menjadi kanker kulit kapan saja, paling sering ditemukan di kaki pada wanita.
The American Cancer Society memperkirakan penyakit ini bisa menyerang 76.380 orang tahun ini di Inggris, sementara sekitar 10.130 orang akan meninggal akibat melanoma pada tahun 2016.
Di Inggris, melanoma maligna adalah kanker paling umum kelima, menyebabkan lebih dari 2.000 kematian setiap tahun.
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal JAMA Dermatology.
Deteksi Kanker Kulit
Melanoma dapat muncul di manapun pada tubuh, tetapi mereka paling sering muncul di punggung, kaki, lengan dan wajah dan bahkan di bawah kuku.
Meskipun kurang umum, kanker ini sering menyebar ke organ lain di dalam tubuh, membuat mereka menjadi penyakit lebih mematikan.
Para ahli setuju bahwa perubahan tahi lalat masih merupakan indikator penting dari melanoma, dan jika mereka muncul tiba-tiba, segera periksakan diri ke dokter. Perubahan umum tahi lalat seperti semakin besar, perubahan bentuk, warna, berdarah atau menjadi berkerak, gatal atau nyeri, tanda ini juga bisa dicurigai sebagai kanker kulit.
Sebuah cara yang bermanfaat untuk membedakan antara tahi lalat normal dan melanoma adalah checklist 'ABCDE': Asimetris - melanoma memiliki dua bagian yang sangat berbeda dan bentuk yang tidak teratur. Bentuk - melanoma memiliki bentuk berlekuk atau tak teratur. Warna - melanoma akan menjadi campuran dari dua atau lebih warna. Diameter - diameter melanoma sering lebih besar dari 6mm (1/4 inci).
Pembesaran atau elevasi - tahi lalat yang berubah ukuran dari waktu ke waktu lebih mungkin untuk menjadi melanoma.
Faktor risiko lain untuk melanoma termasuk memiliki kulit bintik-bintik atau rambut merah.
Sumber :
http://life.viva.co.id/news/read/743489-studi-baru-ungkap-keterkaitan-tahi-lalat-dan-kanker
Kamis, 03 Maret 2016
Keuntungan Kesehatan Memelihara Hewan Peliharaan
Selain menjadi tempat untuk cuddling yang baik, para hewan peliharaan ini juga baik untuk kesehatan tubuh dan mental kita.

Sahabat berkaki empat kita memang sangat baik untuk kita peluk dengan penuh kasih sayang. Para peneliti mengatakan bahwa mereka juga dapat menggerakkan, meningkatkan sistem imun tubuh kita dan bekerja sebagai peningkat kesehatan mental. Berikut ini beberapa cara dari hewan peliharaan kita untuk membuat kita menjadi lebih bahagia dan sehat :
1. Mereka baik untuk menghilangkan stress. Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan dapat menolong kita mengurangi stress. Para peneliti dari Virginia Commonwealth University mempelajari sekitar 450 pegawai dengan 20 hingga 30 ekor anjing di dalam kantor mereka . Penelitian tersebut melihat apa yang terjadi pada tingkat stress para pegawai ketika mereka membawa anjing-anjing mereka ke kantor dibandingkan dengan ketika mereka meninggalkan hewan peliharaan mereka di rumah.
Setelah membawa anjing mereka ke dalam hari-hari bekerja mereka, para partisipan merasakan penurunan tingkat stress dan satu dari empat pegawai dilaporkan memiliki peningkatan dalam produktifitas mereka, dilaporkan oleh INC.
baca juga : Jangan Biarkan Anjing Peliharaan Anda Mengalami Depresi
2. Mereka membantu melawan rasa kesepian dan kegelisahan . Sebuah penelitian menyarankan untuk melakukan terapi hewan dapat memberikan perasaan yang menyenangkan. Sedangkan para peneliti dari Idaho State menanyakan beberapa mahasiswa untuk mengurutkan perasaan kesepian dan kegelisahan mereka. Kemudian mereka membawa seekor anjing terapi terlatih , Sophie, ke wilayah kampus untuk para siswa yang kemudian diajak bermain bersama. Ketika kami menanyakan tentang perasaan negative mereka kembali, para siswa dilaporkan memiliki penurunan sebesar 60 persen dalam perasaan kesepian dan kegelisahan mereka.
Penelitian lain yang menggunakan penelitian kecil untuk menguji keuntungan kesehatan mental dalam memiliki hewan peliharaan. Hasil yang dikatakan ialah orang yang memiliki hewan peliharaan mempunyai perasaan saling memiliki lebih erat, dan jauh dari perasaan penolakkan dan tentu saja lebih bahagia dan sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.
baca juga : Asia Tenggara, Tempat Pertama Ditemukannya Anjing?
3. Mereka membantu meningkatkan system imun kita. Hal ini dapat diperoleh ketika kita sudah memulainya sejak dini. Seorang anak yang baru lahir dan memiliki seekor anjing peliharaan dirumahnya kemungkinan akan terhindar dari alergi daripada mereka yang ridak mempunyai anjing dirumahnya, menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsins's School of Medicine and Public Health.
4. Mereka menjaga kita untuk tetap aktif. Pemilik anjing kemungkinan akan lebih sering melakukan olahraga, menurut NIH. Satu penelitian yang diikuti oleh kebiasaan berolahraga dari 2000 orang. Penemuannya ialah, seorang yang mempunyai anjing, berjalan bersama dengannya akan lebih fit dan jauh dari obesitas daripada mereka yang tidak mempunyai anjing. Penelitian lain mengatakan bahwa para pemilik anjing yang secara teratur berjalan dengan anjing bergerak lebih cepat dan lama daripada dengan mereka yang tidak mempunyai anjing.
baca juga : Tidur Malam Lebih Lelap dan Tenang Bersama Hewan Peliharaan
5. Mereka baik untuk jantung kita. Ketika menghabiskan waktu beberapa menit dengan sahabat berbulu kita tentu saja akan menghangatkan jiwa kita, para peneliti memperlihatkan bahwa hewan peliharaan sangat bagus untuk kesehatan jantung. Sebuah peneliitian dalam kelompok kecil mengatakan bahwa pemilik hewan peliharaan terlihat memiliki tingkat kolestrol yang lebih rendah dan triglyceride, sejenis lemak yang ditemukan di dalam darah kita , dan memiliki risiko lebih rendah dalam terkena penyakit jantung, menurut American Heart Association.
Kucing kemungkinan memiliki kelebihan khusus dalam kesehatan jantung. Para peneliti dari University of Minnesota yang melibatkan sebanyak 4000 orang. Mereka menemukan bahwa risiko menderita serangan jantung sebanyak 40 persen lebih tinggi pada mereka yang tidak pernah memilihara kucing.
(Nisrina Darnila/Abigail Wise/realsimple.com)
Sumber :
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/02/keuntungan-kesehatan-memelihara-hewan-peliharaan

Sahabat berkaki empat kita memang sangat baik untuk kita peluk dengan penuh kasih sayang. Para peneliti mengatakan bahwa mereka juga dapat menggerakkan, meningkatkan sistem imun tubuh kita dan bekerja sebagai peningkat kesehatan mental. Berikut ini beberapa cara dari hewan peliharaan kita untuk membuat kita menjadi lebih bahagia dan sehat :
1. Mereka baik untuk menghilangkan stress. Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan dapat menolong kita mengurangi stress. Para peneliti dari Virginia Commonwealth University mempelajari sekitar 450 pegawai dengan 20 hingga 30 ekor anjing di dalam kantor mereka . Penelitian tersebut melihat apa yang terjadi pada tingkat stress para pegawai ketika mereka membawa anjing-anjing mereka ke kantor dibandingkan dengan ketika mereka meninggalkan hewan peliharaan mereka di rumah.
Setelah membawa anjing mereka ke dalam hari-hari bekerja mereka, para partisipan merasakan penurunan tingkat stress dan satu dari empat pegawai dilaporkan memiliki peningkatan dalam produktifitas mereka, dilaporkan oleh INC.
baca juga : Jangan Biarkan Anjing Peliharaan Anda Mengalami Depresi
2. Mereka membantu melawan rasa kesepian dan kegelisahan . Sebuah penelitian menyarankan untuk melakukan terapi hewan dapat memberikan perasaan yang menyenangkan. Sedangkan para peneliti dari Idaho State menanyakan beberapa mahasiswa untuk mengurutkan perasaan kesepian dan kegelisahan mereka. Kemudian mereka membawa seekor anjing terapi terlatih , Sophie, ke wilayah kampus untuk para siswa yang kemudian diajak bermain bersama. Ketika kami menanyakan tentang perasaan negative mereka kembali, para siswa dilaporkan memiliki penurunan sebesar 60 persen dalam perasaan kesepian dan kegelisahan mereka.
Penelitian lain yang menggunakan penelitian kecil untuk menguji keuntungan kesehatan mental dalam memiliki hewan peliharaan. Hasil yang dikatakan ialah orang yang memiliki hewan peliharaan mempunyai perasaan saling memiliki lebih erat, dan jauh dari perasaan penolakkan dan tentu saja lebih bahagia dan sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.
baca juga : Asia Tenggara, Tempat Pertama Ditemukannya Anjing?
3. Mereka membantu meningkatkan system imun kita. Hal ini dapat diperoleh ketika kita sudah memulainya sejak dini. Seorang anak yang baru lahir dan memiliki seekor anjing peliharaan dirumahnya kemungkinan akan terhindar dari alergi daripada mereka yang ridak mempunyai anjing dirumahnya, menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsins's School of Medicine and Public Health.
4. Mereka menjaga kita untuk tetap aktif. Pemilik anjing kemungkinan akan lebih sering melakukan olahraga, menurut NIH. Satu penelitian yang diikuti oleh kebiasaan berolahraga dari 2000 orang. Penemuannya ialah, seorang yang mempunyai anjing, berjalan bersama dengannya akan lebih fit dan jauh dari obesitas daripada mereka yang tidak mempunyai anjing. Penelitian lain mengatakan bahwa para pemilik anjing yang secara teratur berjalan dengan anjing bergerak lebih cepat dan lama daripada dengan mereka yang tidak mempunyai anjing.
baca juga : Tidur Malam Lebih Lelap dan Tenang Bersama Hewan Peliharaan
5. Mereka baik untuk jantung kita. Ketika menghabiskan waktu beberapa menit dengan sahabat berbulu kita tentu saja akan menghangatkan jiwa kita, para peneliti memperlihatkan bahwa hewan peliharaan sangat bagus untuk kesehatan jantung. Sebuah peneliitian dalam kelompok kecil mengatakan bahwa pemilik hewan peliharaan terlihat memiliki tingkat kolestrol yang lebih rendah dan triglyceride, sejenis lemak yang ditemukan di dalam darah kita , dan memiliki risiko lebih rendah dalam terkena penyakit jantung, menurut American Heart Association.
Kucing kemungkinan memiliki kelebihan khusus dalam kesehatan jantung. Para peneliti dari University of Minnesota yang melibatkan sebanyak 4000 orang. Mereka menemukan bahwa risiko menderita serangan jantung sebanyak 40 persen lebih tinggi pada mereka yang tidak pernah memilihara kucing.
(Nisrina Darnila/Abigail Wise/realsimple.com)
Sumber :
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/02/keuntungan-kesehatan-memelihara-hewan-peliharaan
Langganan:
Postingan (Atom)




